MUJUR LOR, 13 Agustus 2026 — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kabar gembira datang dari sawah Mujur Lor. Kelompok Tani Mujur Lor Berdaya kembali melaksanakan panen padi musim ke-4 melalui Program Ekonomi Tani Berdaya Lokadesa x Rumah Zakat dan berhasil menghasilkan 1.708 kilogram gabah dari lahan pertanian seluas 250 ubin.
Panen yang berlangsung pada Kamis, 13 Agustus 2026, mulai pukul 07.30 hingga 12.30 WIB ini melibatkan 17 orang yang terdiri dari anggota kelompok tani dan masyarakat sekitar. Mereka bersama-sama mengambil peran dalam proses panen, mulai dari memanen padi hingga melakukan perontokan gabah.

Panen kali ini berlangsung di tengah musim kemarau yang membuat ketersediaan air di lahan sawah relatif terbatas. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para petani. Meski demikian, keterbatasan air tidak menyurutkan semangat anggota Kelompok Tani Mujur Lor Berdaya untuk tetap mengelola lahan dan menjaga produktivitas pertanian.
Berkat kerja keras, kebersamaan, dan gotong royong seluruh pihak yang terlibat, panen tetap dapat terlaksana dengan baik. Dari lahan seluas 250 ubin, sebanyak 1.708 kilogram gabah berhasil dikumpulkan.
Menariknya, hasil panen kali ini terasa semakin istimewa karena angka 1.708 secara kebetulan selaras dengan momentum 17 Agustus (17/08). Jika 17 Agustus menjadi simbol semangat kemerdekaan Indonesia, maka 1.708 kilogram gabah dari Mujur Lor menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan, kerja keras, dan gotong royong juga tumbuh dari sawah dan kehidupan masyarakat desa.

Panen ini sekaligus menjadi panen musim ke-4 Kelompok Tani Mujur Lor Berdaya, menandai keberlanjutan proses pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Dari satu musim ke musim berikutnya, anggota kelompok terus belajar mengelola lahan, menghadapi berbagai tantangan pertanian, dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki untuk menghasilkan sumber penghidupan yang lebih berkelanjutan.
Bagi Lokadesa, keberlanjutan panen hingga musim ke-4 menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga semakin mampu mengelola potensi lokal dan membangun kemandirian ekonomi melalui sektor pertanian.
Misbahussur, salah satu anggota Kelompok Tani Mujur Lor Berdaya, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya kepada Lokadesa dan para donatur yang selama ini memberikan dukungan terhadap pengembangan program pertanian kelompok.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa kembali melaksanakan panen musim ke-4. Terima kasih kepada Lokadesa dan para donatur yang selama ini sudah memberikan support, dukungan, dan kepercayaan kepada kelompok tani kami. Semoga dukungan ini bisa terus menjadi semangat bagi kami untuk menjaga pertanian dan meningkatkan hasil panen ke depannya,” ujar Misbahussur.
Menurutnya, dukungan yang diberikan menjadi salah satu penguat semangat bagi anggota kelompok untuk terus menjaga produktivitas pertanian dan mengembangkan potensi lahan yang dimiliki. Bagi para petani, setiap musim panen bukan hanya tentang hasil gabah, tetapi juga tentang proses belajar, kerja bersama, dan harapan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Panen 1.708 kilogram gabah ini pun menjadi capaian yang patut disyukuri, terlebih hasil tersebut diperoleh di tengah tantangan musim kemarau. Capaian tersebut menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan dukungan yang berkelanjutan, potensi pertanian masyarakat dapat terus dikembangkan.
Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, hasil panen dari Kelompok Tani Mujur Lor Berdaya menjadi kabar baik bahwa semangat kemerdekaan juga dapat tumbuh dari desa: ketika masyarakat mampu mengelola lahannya, bekerja bersama, dan perlahan membangun kemandirian dari sumber daya yang mereka miliki.
